Jejak Purba di Leang-Leang

Tidak sulit mencapai tempat ini karena memang posisinya nggak begitu jauh dari kota Makassar. Kalo kalian akan menuju ke Bantimurung pasti kita akan ngelewatin wilayah ini terlebih dahulu. Letak tempat wisatanya memang agak sedikit masuk kedalam, sekitar beberapa kilometer dari jalan raya, tapi pemandangan indah menuju ke Leang-leang nya akan bikin kerasa deket deh :). Selain itu juga kayaknya Leang-leang ini kalah pamor sih dari bantimurung, karena kalo di bantimurung itu lebih ke wisata keluarga yang banyak tempat rekreasinya, sementara Leang-leang ini macem wisata minat khusus gitu :).

Di tempat ini kita bisa melihat sisa-sisa peninggalan jaman purba, disana ada gua yang merupakan tempat tinggal manusia purba, hal ini bisa dilihat dari sisa/limbah rumah tangga yang masih bisa kita lihat. Misalnya berupa cangkang kerang/siput yang merupakan makanan manusia purba. Selain itu yang cukup unik adalah gambar di dinding gua yang merupakan gambar babi hutan dan gambar cetakan tangan/jari manusia. gambar itu dibuat dari pewarna alami, kalo ga salah untuk yg gambar cetakan tangan itu dibuat dengan cara disemprotkan dengan mulut pada saat tangan2 tersebut menempel di dinding.

Yang unik, pada gambar tangan tersebut yang terdiri dari beberapa tangan manusia (lebih dari satu) ada tangan yang terlihat jarinya hanya 4 (bukan lima). Konon, yang berjari 4 tersebut adalah tangan dari seseorang yang sudah mengalami masa berkabung dikarenakan ada anggota keluarganya yang sudah meninggal sehingga jarinya dipotong.

di tempat ini ada beberapa gua yang berbeda2 fungsinya, uniknya gua2 ini kan memang agak naik keatas (tinggi), dan dikarenakan ditemukan cangkang2 kerang yang berserakan, maka disinyalir bahwa dahulu sebenarnya di daerah leang-leang itu merupakan lautan. Padahal saat ini laut yang paling dekat dengan leang-leang itu berkilo-kilometer jaraknya.

Nggak banyak cerita deh soal tempat ini, jujur aja gw nggak bisa nginget detail yang diceritain mas-mas guide nya, padahal dia neranginnya cukup jelas kok…*sapa suruh ceritanya kelamaan cong*. But I do amazed with this place, soalnya jarang2 gw ke tempat-tempat peninggalan purba begini, apalagi view nya asoy sepanjang jalan.

How to get there :
Dari Kota makassar cari angkutan yang ke arah terminal Daya(k), trus naik angkot lagi yang ke arah Maros. Dari Maros ini kita lanjut lagi naik angkot, lupa ke arah mana, yg pasti bilang aja mau ke bantimurung. Nah nanti sebelum bantimurung kita akan nemuin deh gerbang ke leang-leang. Berhubung ke tempat wisatanya agak jauh, kita bisa naik ojek kesana, kemarin sih kita naik ojek ditawarin rp 5000 sekali jalan, dan dibanding nanti susah balik ke jalan raya lagi, akhirnya kita dealing abang ojeknya buat nunggu kita sampe selesai muter-muter, dan kita bayarnya PP 10rb, nah karena abang ojeknya tau kalo kita mau ke bantimurung juga, akhirnya kita dealing harga lagi deh biar bisa dianter langsung ke Bantimurung, (kalogasalah) jadi 20rb deh.

Perjalanan dari Makassar ke Leang-leang/bantimurung sekitar 1-2 jam (naik angkutan umum), nggak terlalu lama sih, yang ada itu lama karna nunggu angkotnya penuh keisi penumpang.

Enjoy the pictures 🙂

pintu gerbang menuju leang-leang
pintu gerbang menuju leang-leang
pemandangannya asoyy, ini diambil pas naik ojek
pemandangannya asoyy, ini diambil pas naik ojek
view nya keren abis
view nya keren abis
pintu masuk
pintu masuk
papan cerita singkat
papan cerita singkat
menuju ke gua
menuju ke gua
view dr salah satu gua
view dr salah satu gua
gambar babi hutan di dinding gua
gambar babi hutan di dinding gua
gambar tangan di dinding gua
gambar tangan di dinding gua
gambar tangan lagi
gambar tangan lagi
yg ini kalo gasalah sih gambar babi hutan lagi
yg ini kalo gasalah sih gambar babi hutan lagi
musti manjat kalo mau liat jelas gambar di dinding nya
musti manjat kalo mau liat jelas gambar di dinding nya
limbah rumah tangga, kulit kerang/keong yang katanya makanan mereka
limbah rumah tangga, kulit kerang/keong yang katanya makanan mereka
batu-batu raksasa diluar gua
batu-batu raksasa diluar gua

 

Update:

Rangkaian cerita trip Makassar dan Toraja bisa dibaca di link2 berikut ya :

https://widyaps.wordpress.com/2013/05/13/amazing-journeytana-toraja/
https://widyaps.wordpress.com/2013/03/24/makassar/
https://widyaps.wordpress.com/2013/04/10/menuju-toraja-2d1n/
https://widyaps.wordpress.com/2013/05/17/mendung-di-tanjung-bira/
https://widyaps.wordpress.com/2013/06/13/itinerary-makassar/
https://widyaps.wordpress.com/2013/09/23/jejak-purba-di-leang-leang/

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s